Ini Ceritaku

Kamis, 23 Februari 2012


Saya  menyukai kimia sejak kelas 2 SMA. Jujur pada waktu kelas 1 SMA, saya tidak begitu suka pelajaran kimia karena pada waktu itu menurut saya ilmu kimia adalah ilmu yang abstrak dan ilmu yang memerlukan hafalan yang tinggi. Namun pandangan saya terhadap ilmu kimia berubah 1800 pada waktu saya kelas 2 SMA. Saat itu saya mulai menyadari bahwa ilmu kimia erat kaitannya dengan kehidupan sehari- hari sehingga minat saya terhadap ilmu kimia semakin meningkat. Salah satu faktor yang menyebabkan saya semakin menyukai ilmu kimia adalah dengan pelajaran praktikum kimia. Dengan adanya praktikum kimia, belajar menjadi mudah karena tidak perlu membayangkan reaksi- reaksi yang terjadi karena reaksi yang dipelajari sudah berada di depan mata.
Perkembangan nilai saya pada pelajaran kimia mengalami pasang surut. Pada saat duduk di bangku kelas 1 SMA, nilai kimia saya tuntas walaupun mepet dengan KKM yang ada. Saat kelas 2 SMA, nilai kimia saya termasuk tinggi di kelas. Namun saat kelas 3 SMA, nilai kimia pada semester 1 mengalami penurunan. Saya harus berusaha lebih keras supaya nilai kimia pada semster 2 lebih baik. Dan akhirnya nilai pada semester 2 dan setelah ujian cukup memuaskan.
Pada waktu akan mendaftar SNMPTN, saya mengambil pilihan pertama pendidikan matematika UNY dan pilihan kedua yaitu pendidikan kimia UNY. Semua keputusan yang saya ambil merupakan kehendak saya sendiri. Dari pihak orang tuapun juga menyerahkan semuanya kepada saya. Saya memilih kedua jurusan tersebut sesuai dengan minat dan kemampuan saya. Setelah pengumuman SNMPTN, saya diterima di pendidikan kimia. Saya yakin ini adalah keputusan terbaik yang Tuhan berikan kepada saya.
Sejak SMA, saya mempunyai cita- cita antara menjadi TNI dan menjadi guru. Namun karena mata saya sudah minus, maka saya putuskan untuk menjadi guru. Oleh karena itu saya mengambil prodi pendidikan. Saya suka berbagi ilmu walaupun ilmu saya belum banyak. Setelah saya masuk kuliah di UNY, minat saya untuk menjadi guru semakin besar. Selain kesejahteraan guru semakin meningkat, profesi guru adalah profesi yang mulia karena gru adalah sosok yang menyalurkan ilmu kepada para calon pemimpin bangsa. Presiden, menteri, anggota dewan dan pejabat lainnya ada karena peran guru yang telah mendidik pada saat para pemimpin bangsa tersebut berada pada bangku sekolah.
Pada saat saya SMP, ada sosok guru yang menjadi idola saya. Beliau adalah seorang guru matematika. Saya sangat mengidolakan beliau karena beliau sangat mengerti akan kebutuhan siswanya. Dengan gaya mengajar yang santai namun setiap pelajaran yang diberikan dapat langsung dipahami oleh semua siswa.
Ketika saya mulai kuliah di UNY, pada awalnya saya merasa belum bisa menyesuaikan dengan atmosfer kegiatan belajar di universitas tersebut. Namun lama kelamaan, saya mulai bisa sedikit demi sedikit mengikuti arus perkuliahan. Saya sangat bersyukur bisa kuliah di UNY. Saya tidak peduli dengan peringkat UNY dengan universitas- universitas yang lain karena setiap universitas pasti memiliki keunggulan tersendiri. Menurut saya UNY memiliki keunggulan dalam jurusan/ prodi pendidikan. Namun, terdapat juga prodi non kependidikan yang tidak kalah dengan prodi non kependidikan dari universitas lain.
Pada saat kuliah Kimia Dasar I, saya mengalami kesulitan saat pembahasan konsep dasar. Saat itu, saya berpikir bahwa pembahasan konsep dasar sangat susah karena pembahasannya selalu berputar- putar. Namun saya sadar bahwa konsep dasarlah yang nantinya dijadikan sebagai pondasi awal untuk mempelajari kimia. Sayapun berusaha untuk memahami dalam mempelajari setiap kuliah yang diberikan.
Setelah UAS selesai, maka nilai untuk mata kuliah Kimia Dasar I pun keluar. Pada awalnya saya mengira bahwa saya akan mendapatkan nilai di bawah A-. Namun saya sangat senang ketika ternyata nilai yang keluar adalah A-. Saya tidak mengira sama sekali bahwa saya akan mendapatkan nilai A- padahal saya cukup merasakan kesulitan dalam mengerjakan UAS Kimia Dasar I.
Selain kuliah teori, juga terdapat praktikum Kimia Dasar I. Sejak awal saya sudah menduga bahwa materi dalam praktikum ini masih termasuk dalam konsep- konsep dasar. Ternyata dugaan saya hampir benar. Selain konsep dasar, juga terdapat konsep lanjutan.
Untuk kuliah Kimia Dasar II saya berharap kuliah yang nantinya terlaksana terasa menyenangkan. Tidak ada perasaan tertekan dan tidak ada rasa tegang. Saya juga berharap kepada diri saya sendiri supaya nantinya saya tidak malas unruk menempuh kuliah ini sehingga saya selalu siap dalam menerima tugas- tugas yang diberikan dan siap dalam belajar Kimia Dasar II sehingga saya sukses menempuh mata kuliah ini. Untuk mata kuliah ini saya menginginkan untuk mendapatkan nilai minimal A-.
Untuk dosen mata kuliah Kimia Dasar II sendiri saya belum mengetahui mengenai beliau baik dalam bagaimana cara mengajar, memberi nilai, serta sifat beliau. Saya akan berusaha untuk selalu mengikuti kuliah dari beliau sehingga nantinya saya dapat menguasai mata kuliah Kimia Dasar II dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Saya berharap kepada dosen Kimia Dasar II supaya beliau dapat mentransfer setiap ilmu dengan baik dan dalam suasana yang menyenangkan dan tidak ada tekanan. Dengan begitu ilmu yang beliau berikan kepada setiap mahasiswa hasilnya akan maksimal.
Selain menerima ilmu dari dosen, saya juga bersedia untuk belajar mandiri guna menambah ilmu dan wawasan saya dalam mempelajari kimia. Dengan belajar mandiri, maka ilmu yang didapatkan dari belajar mandiri akan melengkapi ilmu yang diberikan dari dosen.
Apabila saya sudah lulus kuliah, saya masih berminat untuk menjadi guru karena memang tujuan awal saya masuk prodi pendidikan adalah untuk menjadi seorang guru. Guru memang menjadi cita- cita saya. Selain kesejahteraan guru yang semakin meningkat, pekerjaan sebagai guru mempunyai kebanggaan tersendiri karena guru adalah seseorang yang juga berperan dalam menghantarkan kesuksesan siswanya. Seorang guru akan merasa puas apabila melihat anak didiknya kelak menjadi orang yang sukses.
Pekerjaan sebagai gurupun juga mempunyai konsekuensi tersendiri salah satunya yaitu harus bersedia ditugaskan di daerah terpencil. Walaupun terasa berat hati, namun itu adalah tugas yang diberikan sehinnga harus diterima. Saya pribadi akan menerima tugas tersebut walaupun dengan perasaan sedikit berat hati.
Belajar dan menambah pengetahuan merupakan suatu kebutuhan. Jadi saya akan bersedia untuk selalu belajar dan menambah pengetahuan guna menjadi pribadi yang baik dan dapat mengikuti setiap perkembangan ilmu pengetahuan yang nantinya berguna bagi kehidupan manusia.

0 komentar:

Posting Komentar