Sistem Saraf dan Gerak Refleks

Selasa, 20 Maret 2012

Baik disadari maupun tidak,tubuh kita selalu melakukan gerak. Bahkan seseorang yang tidak memiliki kesempurnaan pun akan tetap melakukan gerak. Saat kita tersenyum,mengedipkan mata atau bernapas sesungguhnya telah terjadi gerak yang disebabkanoleh kontrasi otot.
Gerak terjadi begitu saja. Gerak terjadi melalui mekanisme rumit dan melibatkan banyak bagian tubuh.Terdapat banyak komponen – komponen tubuh yang terlibat dalam grak iniBaik itu disadari maupun tidak disadari.
Gerak adalah suatu tanggapan tehadap rangsangan baik itu dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh. Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf.
Dan dalam melakukan gerak tubuh kita melakukan banyak koordinasi dengan perangkat tubuh yang lain.Hal ini menunjukkan suatu kerja sama yang siergis.
Kita dapat bayangkan diri kita berada dalam sebuah lorong yang gelap Semua indera kita pun akan siap siaga.Telinga pasti akan mendengar segala sesuatu sehalus apa pun. Kemudian kita menabrak sesuatu. Dalam keadaan seperti itu diri kita pasti refleks melompat bahkan akan menjerit.Denyut jantung akan cepat dan secara refeks kita pun berlari. Begitulah salah satu contoh gerak refleks yang terjadi pada diri kita.
Seluruh mekanisme gerak yang terjadi di tubuh kita tak lepas dari peranan system saraf. Sistem saraf ini tersusun atas jaringan saraf yang di dalamnya terdapat sel-sel saraf atau neuron. Meskipun system saraf tersusun dengan sangat kompleks,tetapi sebenarnya hanya tersusun atas 2 jenis sel,yaitu sel saraf dan sel neuroglia.
Adapun berdasarkan fungsinya system saraf itu sendiri dapat dibedakan atas tiga jenis :
1. Sel saraf sensorik
Sel saraf sensorik adalah sel yang membawa impuls berup rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan), ke system saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).SEl saraf sensorik disebut juga dengan sel saraf indera,karena berhubungan dengan alat indra.

              2. Sel saraf Motorik
Sel saraf motorik berfungsi membawa impuls berupa tanggapan dari susunan saraf pusat (otak atau sumsum tulang belakang) menuju to atau kelenjar tubuh. Sel saraf motorik disebut juga dengan sel saraf penggerak,karena berhubungan erat dengan otot sebagai alat gerak.
              3. Sel saraf penguhubung
Sel saraf penguhubung disebut juga dengan sel saraf konektor,hal ini disebabkan karena fungsinya meneruskan rangsangan dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik.
Namun pada hakikatnya sebenarnya system saraf terbagi menjadi du kelompok besar :
1. Sistem saraf sadar
Adalah system saraf yang mengatu tau mengkoordinasikan semua kegiatan yang dapat diatur menurut kemauan kita.Contohnya,melempar bola,berjalan,berfikir,menulis,berbicara dan lain-lain.
Saraf sadar pun terbagi menjadi dua :
a.Saraf pusat
terdiri dari :
- Otak
Merupakan pusat kesadaran,yang letaknya di rongga tengkorak.
- Sumsum tulang belakang
Sumsum tulang belakang berfungsi menghantarkan impuls (rangsangan) dari dan ke otak,serta mengkoordinasikan gerak refleks. Letaknya pada ruas-ruas tulang belakang,yakni dari ruas – ruas tulag leher hingga ke ruas-ruas tulang pinggang yang kedua. Dan dalam sumsum ini terdapat simpul – simpul gerak refleks.
                b. Saraf Tepi
Sistem saraf tepi terdiri dari sarfa-saraf yang berada di luar system saraf pusat (otak dan sumsum ulang belakang). Artinya system saraf tepi merupakan saraf yang menyebar pada seluruh bagian tubuh yang melayani organ-organ tubh tertentu,sepeti kulit,persendian,otot,kelenjar,saluran darah dan lain-lain.

         2. Susunan saraf tak sadar.
             - Susunan saraf simpatis
             - Susunan saraf parasimpatis


Gerak pada umumnya terjadi secara sadar, namun, ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang, yaitu dari reseptor, ke saraf sensori, dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak, kemudian hasil olahan oleh otak, berupa tanggapan, dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor.
 Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan, tanpa memerlukan kontrol dari otak. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Contoh gerak refleks misalnya berkedip, bersin, atau batuk. Dimana gerak refleks ini merupakan gerak yang dihasilkan oleh jalur saraf yang paling sederhana. Jalur saraf ini dibentuk oleh sekuen dari neuron sensorik ,interneuron, dan neuron motorik, yang mengalirkan impuls saraf untuk tipe refleks tertentu. Gerak refleks yang paling sederhanahanya memerlukandua tipe sel saraf, yaitu neuron sensorik dan neuron motorik. Gerak refleks bekerja bukanlah dibawah kesadaran dan kemauan seseorang.
Pada gerak refleks, impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas, yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang, kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf, diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor, yaitu otot atau kelenjar. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak, misalnya, gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut.

Mana Peran Pemuda?


          Sejarah lahir dan tumbuh kembang NKRI tidak lepas dari peranan pemuda. Sejak dari Boedi Oetomo, Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan sampai Gerakan Reformasi adalah bentuk partisipasi pemuda yang umum dikenal dalam mengawal bangsa ini. Pemuda yang dalam nuansa dan suasana pergolakan dan perjuangan akan cenderung memiliki kreativitas tinggi dan keunggulan untuk melakukan perubahan atas berbagai kerumitan dan masalah yang akan dihadapi, akan tetapi bagi para pemuda yang hidup dalam nuanasa aman, nyaman dan tentram seperti kondisi sekarang cenderung apatis dan hanya berusaha mempertahankan situasi yang ada tanpa usaha dan kerja keras untuk melakukan perubahan yang lebih baik dan produktif.
            Generasi pemuda adalah pelurus dan pewaris bangsa dan negara ini. Baik buruknya bangsa kedepan tergantung pada generasi pemuda. Apakah generasi mudanya memiliki kepribadian yang kokoh, memiliki semangat nasionalisme dan karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya.
            Dalam bahasa sejarah, masyarakat selalu dihuni oleh tiga generasi, yaitu generasi muda, generasi dewasa, dan generasi tua. Jika sejarah selalu memiliki tiga waktu, yaitu masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang, maka setiap generasi memiliki hak masa yang berbeda. Orang tua pemilik masa lalu, orang dewasa pemilik masa kini, dan orang muda adalah pemilik masa depan.
            Kehidupan bersama, baik di keluarga, masyarakat maupun bernegara tidak boleh memisahkan tiga generasi di atas. Komunitas yang sehat ibaratnya sebagai rumpun pohon bambu. Rumpun bambu yang sehat dan lestari apabila ketiga komponennya siap hidup bersama dalam suatu wilayah. Ketiga komponen itu adalah tunas, bambu, dan tunggak. Dalam bahasa jawanya rebung, pring dan tunggak. Rebung adalah bambu masa depan, pring adalah bambu masa kini, dan tunggak adalah bambu masa lalu.
            Rebung bambu kita ibaratkan sebagai simbol yang mempunyaii sifat: tegak dan runcing, selalu melampaui siapa saja. Jangankan tonggak, bambupun akan dilampauinya dan selalu memakai jaket tebal dan berbulu halus yang runcing. Tegak dan runcing itu mengisyaratkan bahwa pemuda itu harus memiliki sifat idealis dan kritis. Mereka harus memiliki cita- cita yang besar, lurus dan tinggi, penegak kebenaran, keadilan, kebaikan dan kemuliaan.
            Sifat kedua dari rebung adalah siap melampaui siapa saja tetapi tanpa menyobek dan merusak yang dilampaui. Artinya pemuda adalah pelopor, bukan pengekor dan generasi yang dinamis dan kreatif. Dinamis karena sadar bahwa pemuda hari ini adalah tokoh masa depan
            Sifat ketiga rebung adalah selalu berjaket tebal dan berbulu halus yang runcing. Artinya pemuda pelopor itu selalu menunjukan sikap eksklusif dalam rangka protektif. Jika ada anak muda memiliki prinsip, jati diri dan kepribadian yang unik maka itu adalah tanda bahwa dia memiliki masa depan.
            Pemuda itu sering diejek oleh lingkungan dengan ejekan kebodohan, misalnya fanatik, sok suci, kuper, tidak gaul atau paling tidak dicap sombong. Mereka bersikap begitu karena sadar bahwa dirinya masih lemah, rapuh dan mudah terpengaruh.
            Jika pemuda telah siap untuk berkiprah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan siap untuk menjawab tantangan masa depan, maka harus mengambil peran sentral dalam berbagai bidang untuk kemajuan antara lain:
  1. Saatnya pemuda menempatkan diri sebagai agen sekaligus pemimpin perubahan.
  2. Pemuda harus bersatu dalam kepentingan yang sama untuk suatu kemajuan dan perubahan.
  3. Mengembalikan semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda. Nasionalisme adalah kunci integritas suatu negara atau bangsa.
  4. Perlunya kesepahaman bagi pemuda atau generasi muda dalam melaksanakan agenda- agenda pembangunan. Energi pemuda yang bersatu cukup untuk mendorong terwujudnya perubahan.

Potensi Sampah

Kabupaten Sleman merupakan kabupaten yang padat penduduknya. Berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2007, jumlah penduduk Sleman tercatat 1.026.596 jiwa .Terdiri dari 517.837 laki-laki dan 508.759 perempuan . Dengan luas wilayah 574,82 km2, maka kepadatan penduduk Kabupaten Sleman adalah 1.786 jiwa per km2 ( penduduk, tenaga kerja dan transmigrasi tahun 2007 ) . Dengan jumlah penduduk yang besar tentu tingkat pengeluaran limbah pun sanggat besar . Tercatat, pertahunnya Kabupaten Sleman mengeluarkan sampah sebesar.
Penanganan sampah masyarakat kabupaten sleman masih menggunakan metode penanganan sampah kumpul angkut buang . Yaitu, merupakan sistem pengelolaan konvensional dimana pengelolahan sampah yang dilakukan hanya berupa tiga tahap yaitu kumpul, angkut dan buang tanpa melalui rangkaian proses pengolahan.
Sampah yang telah terkumpul kemudian dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir . Kabupaten Sleman tidak memiliki TPA . Kabupaten Sleman membuang sampahnya ke TPA Piyungan . Karenanya , Pemerintah Kabupaten Sleman diwajibkan membayar sejumlah uang ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul sebagai biaya pembuangan sampah . Hal ini dirasa kurang efektif karena selain memerlukan anggaran yang cukup besar selain itu,dalam sudut pandang lingkungan timbunan sampah di TPA akan menimbulkan wabah penyakit dan bau tidak sedap yang dapat mengganggu kesehatan lingkungan. Pengelolaan sampah harus benar-benar direncanakan dan dikelola dengan baik. Pertimbangan yang menyangkut segi estetika, kesehatan, pencemaran lingkungan, dan faktor ekonomis menjadi dasar dalam pengelolaan sampah, sehingga penanganannya perlu melibatkan kerjasama antara masyarakat, pemerintah, swasta sejak dari pengangkutan, pembuangan akhir, dan pengelolaan sampah tersebut (Enteg, 1986). Terkait dengan hal tersebut Pemerentah Daerah Kabupaten Sleman mengharapkan tiap rumah tangga dapat melakukan pengolahan sampah rumah tangganya sendiri sehingga meminimalisir sampah keluar .
Sampah rumah tangga terdiri atas sampah organik dan sampah anorganik. Sampah anorganik juga terbagi atas sampah plastik , sampah kaleng , sampah kaca , sampah B3 . untuk sampah anorganik bisa diatasi dengan menjualnya pada pengepul yang kemudian akan didaur ulang . sedangkan untuk sampah organik modern ini diatasi dengan pengolahan sampah menjadi kompos menggunakan komposter .
Pupuk kompos yang dihasilkan oleh komposter rumah tangga digunakan untuk memupuk tanaman atau kebun rumah tangga . Namun , disisi lain tidak semua rumah tangga memiliki tanaman ataupun kebun contohnya di kawasan perumahan yang padat peduduk . mereka lebih memilih lahan untuk bermukim dan mengesampingkan ruang untuk tanaman . dengan kata lain tidak semua rumah tangga membutuhkan kompos . sehingga dalam penanganan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos belum optimal .
Berdasarkan kenyataan diatas , penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode baru dalam penanganan sampah organik rumah tangga yaitu dengan mengolahnya menjadi sumber energi alternatif yatu biogas . sehingga rumah tangga dapat mengolah sendiri sampah organik rumah tangganya sekaligus mendapatkan sumber energi altenatif .

Depopulasi Guru Idola

Jumat, 02 Maret 2012

Pengembangan Buku Panduan Blog

Kamis, 23 Februari 2012


Buku mengenai panduan penggunaan blog atau modul penggunaan blog akan mempengaruhi kemampuan siswa dalam penguasaan penggunaan blog. Dari buku panduan tersebut, siswa dapat mengetahui hal – hal dasar yang berkaitan dengan blog seperti pembuatan blog, blogging, dan sebagainya. Sebelum membuat blog, siswa harus mengetahui tujuan dalam pembuatan blog tersebut. Tujuan dari pembuatan blog tersebut dapat berupa hiburan, menyebarkan informasi, bisnis, edukasi dan sebagainya. Jika tujuan telah ditetapkan maka siswa telah siap untuk membuat blog.
 Langkah pertama dalam membuat blog adalah mendaftar di Google atau login di Google. Langkah kedua adalah mendaftar blog dengan menciptakan account Google. Dalam hal ini calon blogger harus mengisi berbagai data seperti alamat email, password, verifikasi kata, dan sebagainya. Langkah ketiga adalah membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog. Langkah selanjutnya adalah memilih tema yang sesuai. Blog yang telah selesai dibuat dapat segera diposting.
Buku mengenai panduan penggunaan blog tersebut, selain dapat membantu siswa dalam hal hal dasar mengenai blog juga dapat memaksimalkan penguasaan blog. Penguasaan blog dapat diketahui melalui tidak adanya kesulitan dalam membuat blog, banyaknya blog yang dibuat, format blog yang dibuat, serta banyaknya pengunjung pada blog yang telah dibuat. Buku mengenai penggunaan Blog yang dibuat secara maksimal dapat berguna bagi siswa itu sendiri maupun orang lain. Siswa yang telah membuat blog dapat memperoleh uang dari blog yang telah dibuat. Hal ini berkaitan dengan tujuan pembuatan blog yaitu blog sebagai bisnis. Salah satu cara memperoleh uang yaitu dengan menampilkan produk yang akan dijual pada blog yang telah dibuat. Produk yang telah ditampilkan di blog dapat dilihat oleh konsumen sehingga produk tersebut dapat terjual. Cara – cara memperoleh uang lainnya melalui blog dapat diketahui dengan melihat buku panduan penggunan blog tersebut.
Selain itu, pembuatan blog akan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis dan berbahasa. Hal ini berkaitan dengan tujuan blog sebagai sarana edukasi. Blog sebagai sarana edukasi sangat dimungkinkan karena semakin banyak siswa membuat blog maka semakin tersalurnya kemampuan menulis dan berbahasa siswa tersebut. Bagi orang lain, informasi – informasi yang disajikan dalam blog akan diketahui oleh orang yang membaca blog tersebut. Di sisi lain, penggunaan blog secara otodidak dimana informasi mengenai blog yang diperoleh secara otodidak tersebut tidak sebanyak informasi yang berasal dari buku panduan. Keadaan tersebut menyebabkan penggunaan blog tidak dapat dimaksimalkan. Dengan demikian, buku panduan mengenai blog dapat memaksimalkan penggunaan blog melalui informasi - informasi yang terdapat dalam buku tersebut.

Ini Ceritaku


Saya  menyukai kimia sejak kelas 2 SMA. Jujur pada waktu kelas 1 SMA, saya tidak begitu suka pelajaran kimia karena pada waktu itu menurut saya ilmu kimia adalah ilmu yang abstrak dan ilmu yang memerlukan hafalan yang tinggi. Namun pandangan saya terhadap ilmu kimia berubah 1800 pada waktu saya kelas 2 SMA. Saat itu saya mulai menyadari bahwa ilmu kimia erat kaitannya dengan kehidupan sehari- hari sehingga minat saya terhadap ilmu kimia semakin meningkat. Salah satu faktor yang menyebabkan saya semakin menyukai ilmu kimia adalah dengan pelajaran praktikum kimia. Dengan adanya praktikum kimia, belajar menjadi mudah karena tidak perlu membayangkan reaksi- reaksi yang terjadi karena reaksi yang dipelajari sudah berada di depan mata.
Perkembangan nilai saya pada pelajaran kimia mengalami pasang surut. Pada saat duduk di bangku kelas 1 SMA, nilai kimia saya tuntas walaupun mepet dengan KKM yang ada. Saat kelas 2 SMA, nilai kimia saya termasuk tinggi di kelas. Namun saat kelas 3 SMA, nilai kimia pada semester 1 mengalami penurunan. Saya harus berusaha lebih keras supaya nilai kimia pada semster 2 lebih baik. Dan akhirnya nilai pada semester 2 dan setelah ujian cukup memuaskan.
Pada waktu akan mendaftar SNMPTN, saya mengambil pilihan pertama pendidikan matematika UNY dan pilihan kedua yaitu pendidikan kimia UNY. Semua keputusan yang saya ambil merupakan kehendak saya sendiri. Dari pihak orang tuapun juga menyerahkan semuanya kepada saya. Saya memilih kedua jurusan tersebut sesuai dengan minat dan kemampuan saya. Setelah pengumuman SNMPTN, saya diterima di pendidikan kimia. Saya yakin ini adalah keputusan terbaik yang Tuhan berikan kepada saya.
Sejak SMA, saya mempunyai cita- cita antara menjadi TNI dan menjadi guru. Namun karena mata saya sudah minus, maka saya putuskan untuk menjadi guru. Oleh karena itu saya mengambil prodi pendidikan. Saya suka berbagi ilmu walaupun ilmu saya belum banyak. Setelah saya masuk kuliah di UNY, minat saya untuk menjadi guru semakin besar. Selain kesejahteraan guru semakin meningkat, profesi guru adalah profesi yang mulia karena gru adalah sosok yang menyalurkan ilmu kepada para calon pemimpin bangsa. Presiden, menteri, anggota dewan dan pejabat lainnya ada karena peran guru yang telah mendidik pada saat para pemimpin bangsa tersebut berada pada bangku sekolah.
Pada saat saya SMP, ada sosok guru yang menjadi idola saya. Beliau adalah seorang guru matematika. Saya sangat mengidolakan beliau karena beliau sangat mengerti akan kebutuhan siswanya. Dengan gaya mengajar yang santai namun setiap pelajaran yang diberikan dapat langsung dipahami oleh semua siswa.
Ketika saya mulai kuliah di UNY, pada awalnya saya merasa belum bisa menyesuaikan dengan atmosfer kegiatan belajar di universitas tersebut. Namun lama kelamaan, saya mulai bisa sedikit demi sedikit mengikuti arus perkuliahan. Saya sangat bersyukur bisa kuliah di UNY. Saya tidak peduli dengan peringkat UNY dengan universitas- universitas yang lain karena setiap universitas pasti memiliki keunggulan tersendiri. Menurut saya UNY memiliki keunggulan dalam jurusan/ prodi pendidikan. Namun, terdapat juga prodi non kependidikan yang tidak kalah dengan prodi non kependidikan dari universitas lain.
Pada saat kuliah Kimia Dasar I, saya mengalami kesulitan saat pembahasan konsep dasar. Saat itu, saya berpikir bahwa pembahasan konsep dasar sangat susah karena pembahasannya selalu berputar- putar. Namun saya sadar bahwa konsep dasarlah yang nantinya dijadikan sebagai pondasi awal untuk mempelajari kimia. Sayapun berusaha untuk memahami dalam mempelajari setiap kuliah yang diberikan.
Setelah UAS selesai, maka nilai untuk mata kuliah Kimia Dasar I pun keluar. Pada awalnya saya mengira bahwa saya akan mendapatkan nilai di bawah A-. Namun saya sangat senang ketika ternyata nilai yang keluar adalah A-. Saya tidak mengira sama sekali bahwa saya akan mendapatkan nilai A- padahal saya cukup merasakan kesulitan dalam mengerjakan UAS Kimia Dasar I.
Selain kuliah teori, juga terdapat praktikum Kimia Dasar I. Sejak awal saya sudah menduga bahwa materi dalam praktikum ini masih termasuk dalam konsep- konsep dasar. Ternyata dugaan saya hampir benar. Selain konsep dasar, juga terdapat konsep lanjutan.
Untuk kuliah Kimia Dasar II saya berharap kuliah yang nantinya terlaksana terasa menyenangkan. Tidak ada perasaan tertekan dan tidak ada rasa tegang. Saya juga berharap kepada diri saya sendiri supaya nantinya saya tidak malas unruk menempuh kuliah ini sehingga saya selalu siap dalam menerima tugas- tugas yang diberikan dan siap dalam belajar Kimia Dasar II sehingga saya sukses menempuh mata kuliah ini. Untuk mata kuliah ini saya menginginkan untuk mendapatkan nilai minimal A-.
Untuk dosen mata kuliah Kimia Dasar II sendiri saya belum mengetahui mengenai beliau baik dalam bagaimana cara mengajar, memberi nilai, serta sifat beliau. Saya akan berusaha untuk selalu mengikuti kuliah dari beliau sehingga nantinya saya dapat menguasai mata kuliah Kimia Dasar II dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Saya berharap kepada dosen Kimia Dasar II supaya beliau dapat mentransfer setiap ilmu dengan baik dan dalam suasana yang menyenangkan dan tidak ada tekanan. Dengan begitu ilmu yang beliau berikan kepada setiap mahasiswa hasilnya akan maksimal.
Selain menerima ilmu dari dosen, saya juga bersedia untuk belajar mandiri guna menambah ilmu dan wawasan saya dalam mempelajari kimia. Dengan belajar mandiri, maka ilmu yang didapatkan dari belajar mandiri akan melengkapi ilmu yang diberikan dari dosen.
Apabila saya sudah lulus kuliah, saya masih berminat untuk menjadi guru karena memang tujuan awal saya masuk prodi pendidikan adalah untuk menjadi seorang guru. Guru memang menjadi cita- cita saya. Selain kesejahteraan guru yang semakin meningkat, pekerjaan sebagai guru mempunyai kebanggaan tersendiri karena guru adalah seseorang yang juga berperan dalam menghantarkan kesuksesan siswanya. Seorang guru akan merasa puas apabila melihat anak didiknya kelak menjadi orang yang sukses.
Pekerjaan sebagai gurupun juga mempunyai konsekuensi tersendiri salah satunya yaitu harus bersedia ditugaskan di daerah terpencil. Walaupun terasa berat hati, namun itu adalah tugas yang diberikan sehinnga harus diterima. Saya pribadi akan menerima tugas tersebut walaupun dengan perasaan sedikit berat hati.
Belajar dan menambah pengetahuan merupakan suatu kebutuhan. Jadi saya akan bersedia untuk selalu belajar dan menambah pengetahuan guna menjadi pribadi yang baik dan dapat mengikuti setiap perkembangan ilmu pengetahuan yang nantinya berguna bagi kehidupan manusia.

Manusia sebagai Mahluk Budaya


Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai mahluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secra turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari- hari dan juga kejadian- kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa
Manusia bersifat budaya, merupakan alur perkembangan berdasarkan struktur dari kodrat manusia. Seandainya saja manusia tidak dapat mencapai kebudayaan, maka bukan saja manusia itu dikucilkan dari kebudayaannya, tapi juga tidak akan mencapai kodrat kemanusiaannya. Kodrat manusia adalah kodrat yang belum rampung. Pada saat lahir, manusia adalah yang termiskin diantara semua makhluk hidup, ia hanya mempunyai beberapa naluri bagi kelangsungan hidupnya. Di lain pihak manusia memiliki suatu dinamisme batin yang memungkinkan dia menimba pengetahuan praktis dan teoritis. Oleh karena itu, ia harus menerima dari lingkungannya teknik-teknik kehidupan yang tidak diberikan baik oleh alam maupun oleh nalurinya.
Manusia adalah makhluk komunikasi dan persekutuan, tiap orang berada dalam suatu hubungan dengan orang lain, tiap orang itu sosial, baik karena keterbatasannya maupun karena kekayaannya. Tetapi tiap ciri positif manusia kemungkinan ada juga ciri negatif. Masing-masing dari kita bertanggungjawab mendayagunakan kreatifitasnya bagi pembangunan aspek positif dan guna mengurangi sebanyak mungkin yang negatif.
Manusia adalah makhluk kodrati seperti makhluk lainnya di alam, makhluk kodrati yang kompleks dan sedang dalam tahap perkembangan. Sehingga sebagai akibatnya, perkembangan manusia mula-mula terjadi sesuai dengan hukum-hukum alam yang beraneka macam, yang mengendalikan masa depannya. Namun demikian, seandainya perkembangan itu dibiarkan berjalan sendiri, perkembangan itu akan sama sekali gagal.
Kini lebih mudah bagi kita melihat perbedaan anatara kodrat dan kebudayaan. Kodrat adalah sesuatu yang diberikan kepada kita pada kelahiran dan apa yang mengalir dengan sendirinya dari situ. Sedangkan kebudayaan adalah apa yang dihasilkan dari usaha penaklukan oleh roh manusia. Jadi, kebudayaan bukan satu bagian dari warisan genetis atau biologis kita, namun dipengaruhi oleh suatu lingkungan sosial yang telah mengintegrasikan kebudayaan. Meskipun kebudayaan itu bukan kodrat, namun kebudayaan itu kodrati bagi manusia. Kebudayaan adalah tuntutan kodrat manusia.
Oleh karena kebudayaan bukanlah suatu data kodrati yang diwariskan, maka kebudayaan harus didapatkan, diraih, dan diwujudkan oleh tiap manusia yang sedang berkembang. Perwujudan secara budaya adalah suatu hak yang dimiliki oleh setiap orang. Tiap manusia mempunyai hak untuk mewujudkan dirinya sepenuh-penuhnya dan mengambil bagian dalam pembangunan masa depannya sendiri.