Pengembangan Buku Panduan Blog

Kamis, 23 Februari 2012


Buku mengenai panduan penggunaan blog atau modul penggunaan blog akan mempengaruhi kemampuan siswa dalam penguasaan penggunaan blog. Dari buku panduan tersebut, siswa dapat mengetahui hal – hal dasar yang berkaitan dengan blog seperti pembuatan blog, blogging, dan sebagainya. Sebelum membuat blog, siswa harus mengetahui tujuan dalam pembuatan blog tersebut. Tujuan dari pembuatan blog tersebut dapat berupa hiburan, menyebarkan informasi, bisnis, edukasi dan sebagainya. Jika tujuan telah ditetapkan maka siswa telah siap untuk membuat blog.
 Langkah pertama dalam membuat blog adalah mendaftar di Google atau login di Google. Langkah kedua adalah mendaftar blog dengan menciptakan account Google. Dalam hal ini calon blogger harus mengisi berbagai data seperti alamat email, password, verifikasi kata, dan sebagainya. Langkah ketiga adalah membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog. Langkah selanjutnya adalah memilih tema yang sesuai. Blog yang telah selesai dibuat dapat segera diposting.
Buku mengenai panduan penggunaan blog tersebut, selain dapat membantu siswa dalam hal hal dasar mengenai blog juga dapat memaksimalkan penguasaan blog. Penguasaan blog dapat diketahui melalui tidak adanya kesulitan dalam membuat blog, banyaknya blog yang dibuat, format blog yang dibuat, serta banyaknya pengunjung pada blog yang telah dibuat. Buku mengenai penggunaan Blog yang dibuat secara maksimal dapat berguna bagi siswa itu sendiri maupun orang lain. Siswa yang telah membuat blog dapat memperoleh uang dari blog yang telah dibuat. Hal ini berkaitan dengan tujuan pembuatan blog yaitu blog sebagai bisnis. Salah satu cara memperoleh uang yaitu dengan menampilkan produk yang akan dijual pada blog yang telah dibuat. Produk yang telah ditampilkan di blog dapat dilihat oleh konsumen sehingga produk tersebut dapat terjual. Cara – cara memperoleh uang lainnya melalui blog dapat diketahui dengan melihat buku panduan penggunan blog tersebut.
Selain itu, pembuatan blog akan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis dan berbahasa. Hal ini berkaitan dengan tujuan blog sebagai sarana edukasi. Blog sebagai sarana edukasi sangat dimungkinkan karena semakin banyak siswa membuat blog maka semakin tersalurnya kemampuan menulis dan berbahasa siswa tersebut. Bagi orang lain, informasi – informasi yang disajikan dalam blog akan diketahui oleh orang yang membaca blog tersebut. Di sisi lain, penggunaan blog secara otodidak dimana informasi mengenai blog yang diperoleh secara otodidak tersebut tidak sebanyak informasi yang berasal dari buku panduan. Keadaan tersebut menyebabkan penggunaan blog tidak dapat dimaksimalkan. Dengan demikian, buku panduan mengenai blog dapat memaksimalkan penggunaan blog melalui informasi - informasi yang terdapat dalam buku tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar