Sistem Saraf dan Gerak Refleks

Selasa, 20 Maret 2012

Baik disadari maupun tidak,tubuh kita selalu melakukan gerak. Bahkan seseorang yang tidak memiliki kesempurnaan pun akan tetap melakukan gerak. Saat kita tersenyum,mengedipkan mata atau bernapas sesungguhnya telah terjadi gerak yang disebabkanoleh kontrasi otot.
Gerak terjadi begitu saja. Gerak terjadi melalui mekanisme rumit dan melibatkan banyak bagian tubuh.Terdapat banyak komponen – komponen tubuh yang terlibat dalam grak iniBaik itu disadari maupun tidak disadari.
Gerak adalah suatu tanggapan tehadap rangsangan baik itu dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh. Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf.
Dan dalam melakukan gerak tubuh kita melakukan banyak koordinasi dengan perangkat tubuh yang lain.Hal ini menunjukkan suatu kerja sama yang siergis.
Kita dapat bayangkan diri kita berada dalam sebuah lorong yang gelap Semua indera kita pun akan siap siaga.Telinga pasti akan mendengar segala sesuatu sehalus apa pun. Kemudian kita menabrak sesuatu. Dalam keadaan seperti itu diri kita pasti refleks melompat bahkan akan menjerit.Denyut jantung akan cepat dan secara refeks kita pun berlari. Begitulah salah satu contoh gerak refleks yang terjadi pada diri kita.
Seluruh mekanisme gerak yang terjadi di tubuh kita tak lepas dari peranan system saraf. Sistem saraf ini tersusun atas jaringan saraf yang di dalamnya terdapat sel-sel saraf atau neuron. Meskipun system saraf tersusun dengan sangat kompleks,tetapi sebenarnya hanya tersusun atas 2 jenis sel,yaitu sel saraf dan sel neuroglia.
Adapun berdasarkan fungsinya system saraf itu sendiri dapat dibedakan atas tiga jenis :
1. Sel saraf sensorik
Sel saraf sensorik adalah sel yang membawa impuls berup rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan), ke system saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).SEl saraf sensorik disebut juga dengan sel saraf indera,karena berhubungan dengan alat indra.

              2. Sel saraf Motorik
Sel saraf motorik berfungsi membawa impuls berupa tanggapan dari susunan saraf pusat (otak atau sumsum tulang belakang) menuju to atau kelenjar tubuh. Sel saraf motorik disebut juga dengan sel saraf penggerak,karena berhubungan erat dengan otot sebagai alat gerak.
              3. Sel saraf penguhubung
Sel saraf penguhubung disebut juga dengan sel saraf konektor,hal ini disebabkan karena fungsinya meneruskan rangsangan dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik.
Namun pada hakikatnya sebenarnya system saraf terbagi menjadi du kelompok besar :
1. Sistem saraf sadar
Adalah system saraf yang mengatu tau mengkoordinasikan semua kegiatan yang dapat diatur menurut kemauan kita.Contohnya,melempar bola,berjalan,berfikir,menulis,berbicara dan lain-lain.
Saraf sadar pun terbagi menjadi dua :
a.Saraf pusat
terdiri dari :
- Otak
Merupakan pusat kesadaran,yang letaknya di rongga tengkorak.
- Sumsum tulang belakang
Sumsum tulang belakang berfungsi menghantarkan impuls (rangsangan) dari dan ke otak,serta mengkoordinasikan gerak refleks. Letaknya pada ruas-ruas tulang belakang,yakni dari ruas – ruas tulag leher hingga ke ruas-ruas tulang pinggang yang kedua. Dan dalam sumsum ini terdapat simpul – simpul gerak refleks.
                b. Saraf Tepi
Sistem saraf tepi terdiri dari sarfa-saraf yang berada di luar system saraf pusat (otak dan sumsum ulang belakang). Artinya system saraf tepi merupakan saraf yang menyebar pada seluruh bagian tubuh yang melayani organ-organ tubh tertentu,sepeti kulit,persendian,otot,kelenjar,saluran darah dan lain-lain.

         2. Susunan saraf tak sadar.
             - Susunan saraf simpatis
             - Susunan saraf parasimpatis


Gerak pada umumnya terjadi secara sadar, namun, ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang, yaitu dari reseptor, ke saraf sensori, dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak, kemudian hasil olahan oleh otak, berupa tanggapan, dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor.
 Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan, tanpa memerlukan kontrol dari otak. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Contoh gerak refleks misalnya berkedip, bersin, atau batuk. Dimana gerak refleks ini merupakan gerak yang dihasilkan oleh jalur saraf yang paling sederhana. Jalur saraf ini dibentuk oleh sekuen dari neuron sensorik ,interneuron, dan neuron motorik, yang mengalirkan impuls saraf untuk tipe refleks tertentu. Gerak refleks yang paling sederhanahanya memerlukandua tipe sel saraf, yaitu neuron sensorik dan neuron motorik. Gerak refleks bekerja bukanlah dibawah kesadaran dan kemauan seseorang.
Pada gerak refleks, impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas, yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang, kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf, diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor, yaitu otot atau kelenjar. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak, misalnya, gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut.

Mana Peran Pemuda?


          Sejarah lahir dan tumbuh kembang NKRI tidak lepas dari peranan pemuda. Sejak dari Boedi Oetomo, Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan sampai Gerakan Reformasi adalah bentuk partisipasi pemuda yang umum dikenal dalam mengawal bangsa ini. Pemuda yang dalam nuansa dan suasana pergolakan dan perjuangan akan cenderung memiliki kreativitas tinggi dan keunggulan untuk melakukan perubahan atas berbagai kerumitan dan masalah yang akan dihadapi, akan tetapi bagi para pemuda yang hidup dalam nuanasa aman, nyaman dan tentram seperti kondisi sekarang cenderung apatis dan hanya berusaha mempertahankan situasi yang ada tanpa usaha dan kerja keras untuk melakukan perubahan yang lebih baik dan produktif.
            Generasi pemuda adalah pelurus dan pewaris bangsa dan negara ini. Baik buruknya bangsa kedepan tergantung pada generasi pemuda. Apakah generasi mudanya memiliki kepribadian yang kokoh, memiliki semangat nasionalisme dan karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya.
            Dalam bahasa sejarah, masyarakat selalu dihuni oleh tiga generasi, yaitu generasi muda, generasi dewasa, dan generasi tua. Jika sejarah selalu memiliki tiga waktu, yaitu masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang, maka setiap generasi memiliki hak masa yang berbeda. Orang tua pemilik masa lalu, orang dewasa pemilik masa kini, dan orang muda adalah pemilik masa depan.
            Kehidupan bersama, baik di keluarga, masyarakat maupun bernegara tidak boleh memisahkan tiga generasi di atas. Komunitas yang sehat ibaratnya sebagai rumpun pohon bambu. Rumpun bambu yang sehat dan lestari apabila ketiga komponennya siap hidup bersama dalam suatu wilayah. Ketiga komponen itu adalah tunas, bambu, dan tunggak. Dalam bahasa jawanya rebung, pring dan tunggak. Rebung adalah bambu masa depan, pring adalah bambu masa kini, dan tunggak adalah bambu masa lalu.
            Rebung bambu kita ibaratkan sebagai simbol yang mempunyaii sifat: tegak dan runcing, selalu melampaui siapa saja. Jangankan tonggak, bambupun akan dilampauinya dan selalu memakai jaket tebal dan berbulu halus yang runcing. Tegak dan runcing itu mengisyaratkan bahwa pemuda itu harus memiliki sifat idealis dan kritis. Mereka harus memiliki cita- cita yang besar, lurus dan tinggi, penegak kebenaran, keadilan, kebaikan dan kemuliaan.
            Sifat kedua dari rebung adalah siap melampaui siapa saja tetapi tanpa menyobek dan merusak yang dilampaui. Artinya pemuda adalah pelopor, bukan pengekor dan generasi yang dinamis dan kreatif. Dinamis karena sadar bahwa pemuda hari ini adalah tokoh masa depan
            Sifat ketiga rebung adalah selalu berjaket tebal dan berbulu halus yang runcing. Artinya pemuda pelopor itu selalu menunjukan sikap eksklusif dalam rangka protektif. Jika ada anak muda memiliki prinsip, jati diri dan kepribadian yang unik maka itu adalah tanda bahwa dia memiliki masa depan.
            Pemuda itu sering diejek oleh lingkungan dengan ejekan kebodohan, misalnya fanatik, sok suci, kuper, tidak gaul atau paling tidak dicap sombong. Mereka bersikap begitu karena sadar bahwa dirinya masih lemah, rapuh dan mudah terpengaruh.
            Jika pemuda telah siap untuk berkiprah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan siap untuk menjawab tantangan masa depan, maka harus mengambil peran sentral dalam berbagai bidang untuk kemajuan antara lain:
  1. Saatnya pemuda menempatkan diri sebagai agen sekaligus pemimpin perubahan.
  2. Pemuda harus bersatu dalam kepentingan yang sama untuk suatu kemajuan dan perubahan.
  3. Mengembalikan semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda. Nasionalisme adalah kunci integritas suatu negara atau bangsa.
  4. Perlunya kesepahaman bagi pemuda atau generasi muda dalam melaksanakan agenda- agenda pembangunan. Energi pemuda yang bersatu cukup untuk mendorong terwujudnya perubahan.

Potensi Sampah

Kabupaten Sleman merupakan kabupaten yang padat penduduknya. Berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2007, jumlah penduduk Sleman tercatat 1.026.596 jiwa .Terdiri dari 517.837 laki-laki dan 508.759 perempuan . Dengan luas wilayah 574,82 km2, maka kepadatan penduduk Kabupaten Sleman adalah 1.786 jiwa per km2 ( penduduk, tenaga kerja dan transmigrasi tahun 2007 ) . Dengan jumlah penduduk yang besar tentu tingkat pengeluaran limbah pun sanggat besar . Tercatat, pertahunnya Kabupaten Sleman mengeluarkan sampah sebesar.
Penanganan sampah masyarakat kabupaten sleman masih menggunakan metode penanganan sampah kumpul angkut buang . Yaitu, merupakan sistem pengelolaan konvensional dimana pengelolahan sampah yang dilakukan hanya berupa tiga tahap yaitu kumpul, angkut dan buang tanpa melalui rangkaian proses pengolahan.
Sampah yang telah terkumpul kemudian dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir . Kabupaten Sleman tidak memiliki TPA . Kabupaten Sleman membuang sampahnya ke TPA Piyungan . Karenanya , Pemerintah Kabupaten Sleman diwajibkan membayar sejumlah uang ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul sebagai biaya pembuangan sampah . Hal ini dirasa kurang efektif karena selain memerlukan anggaran yang cukup besar selain itu,dalam sudut pandang lingkungan timbunan sampah di TPA akan menimbulkan wabah penyakit dan bau tidak sedap yang dapat mengganggu kesehatan lingkungan. Pengelolaan sampah harus benar-benar direncanakan dan dikelola dengan baik. Pertimbangan yang menyangkut segi estetika, kesehatan, pencemaran lingkungan, dan faktor ekonomis menjadi dasar dalam pengelolaan sampah, sehingga penanganannya perlu melibatkan kerjasama antara masyarakat, pemerintah, swasta sejak dari pengangkutan, pembuangan akhir, dan pengelolaan sampah tersebut (Enteg, 1986). Terkait dengan hal tersebut Pemerentah Daerah Kabupaten Sleman mengharapkan tiap rumah tangga dapat melakukan pengolahan sampah rumah tangganya sendiri sehingga meminimalisir sampah keluar .
Sampah rumah tangga terdiri atas sampah organik dan sampah anorganik. Sampah anorganik juga terbagi atas sampah plastik , sampah kaleng , sampah kaca , sampah B3 . untuk sampah anorganik bisa diatasi dengan menjualnya pada pengepul yang kemudian akan didaur ulang . sedangkan untuk sampah organik modern ini diatasi dengan pengolahan sampah menjadi kompos menggunakan komposter .
Pupuk kompos yang dihasilkan oleh komposter rumah tangga digunakan untuk memupuk tanaman atau kebun rumah tangga . Namun , disisi lain tidak semua rumah tangga memiliki tanaman ataupun kebun contohnya di kawasan perumahan yang padat peduduk . mereka lebih memilih lahan untuk bermukim dan mengesampingkan ruang untuk tanaman . dengan kata lain tidak semua rumah tangga membutuhkan kompos . sehingga dalam penanganan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos belum optimal .
Berdasarkan kenyataan diatas , penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode baru dalam penanganan sampah organik rumah tangga yaitu dengan mengolahnya menjadi sumber energi alternatif yatu biogas . sehingga rumah tangga dapat mengolah sendiri sampah organik rumah tangganya sekaligus mendapatkan sumber energi altenatif .

Depopulasi Guru Idola

Jumat, 02 Maret 2012